Monday, 30 August 2010

Waktu

Setiap hari ia lewat merengkuh tanganku
memberikan sesal dalam hatiku
kemudian, berlalu
seperti penghuni neraka
jika kulit-kulitnya terpanggang
kembali pula kulit-kulit itu
untuk sebuah derita panjang
bukanlah orang mati itu
istirahat seperti mayat
kematian adalah mati kehidupannya

(Syekh Abu Ali ad-Daqqaq)

No comments:

Post a Comment